banner 728x250

Suara PSI di Secanggang Melonjak, Ini Kata Kordiv Teknis KPU Langkat

Tampilan data perolehan suara PSI di Desa Sungai Ular, Kecamatan Secanggan, Langkat, Sumatera Utara.
banner 120x600
banner 468x60

Stabat – Suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melonjak drastis di Kecamatan Secanggang, Langkat, Sumatera Utara. Hal ini terungkap, karena tidak sinkronnya antara tampilan data di website pemilu2024.kpu.go.id dengan unggahan Plano C Hasil di situs terebut.

Plano C Hasil perolehan suara PSI di Desa Sungai Ular, Kecamtan Secanggang, Langkat.

Kejanggalan perolehan suara partai yang dipimpin anak Presiden Jokowi itu, terlihat kontras dalam data yang disajikan di situs resmi KPU. Seperti penelusuran tim media ini, Selasa (5/3/2024), terdapat perbedaan data di TPS 07 Desa Sungai Ular, Kecamatan Secanggan, Langkat, Sumatera Utar.

banner 325x300

Seperti yang dikutip dari data sirekap, PSI mendulang 82 suara di TPS tersebut. Dimana, dari parpol itu meraih 81 suara dan 1 suara lagi merupakan suara caleg nomor urut 1 Muhammad Daffasya Adnan Sinik.

Namun, angka tersebut justru jauh berbeda dengan yang tertera di dokumen Plano C Hasil yang juga diunggah di situs tersebut. Hasilnya, suara PSI di TPS itu nihil dan caleg atas nama tersebut memperoleh 1 suara, dan total yang tertera hanya 1 suara.

Tampilan data perolehan suara PSI di Desa Sungai Ular, Kecamatan Secanggan, Langkat, Sumatera Utara.

Untuk TPS 05 di desa yang sama, juga terdapat perbedaan perolehan suara untuk parpol tersebut. Dimana, suara parpol pada Sirekap tertera 65 suara. Untuk caleg nomor urut 3 bernama Anne Diniah Siti Fatimah memperoleh 1 suara. Totalnya menjadi 66 suara.

Sementara, data yang tertera dalam Plano C Hasil menunjukkan parpol tersebut hanya memperoleh satu suara. Untuk caleg nomor urut 3 tersebut mendapatkan 1 suara. Sehingga, total suara parpol dan celg di TPS tersebut hanya 2 suara.

Plano C Hasil perolehan suara PSI di Desa Sungai Ular, Kecamtan Secanggang, Langkat.

Kordinator Divisi (Kordiv) Teknis KPU Langkat Husni Mustofa menerangkan, jika ada temuan, tentunya sudah dikoreksi dalam pelno kabupaten atau kecamatan. “Sampai hari ini, tidak ada pihak – pihak yang keberatan,” kata dia.

Namun Husni juga menegaskan, soal data yand ditampilkan di Sirekap, kemungkinan ada data yang belum terkoreksi. Untuk hasil yang di website KPU, data tersebut belum final. “Nanti hasil di Kabupaten akan diupload kembali,” tegasnya. (Ahmad)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!